Inginkutau Headline Animator

Kamis, 19 November 2009

Hamilton Beri "Warning" kepada Button

JAKARTA, KOMPAS.com — Kompetisi balapan mobil Formula 1 (F1) 2010 belum juga dimulai. Namun, aroma persaingan di dalam tubuh tim McLaren-Mercedes sudah mulai tercium karena di sini hadir dua jagoan yang pastinya tak ingin mengalah satu sama lain.

Ya, untuk musim depan McLaren memiliki pebalap yang menjadi raja dua musim terakhir, yaitu Lewis Hamilton yang menjadi juara 2008, serta Jenson Button yang baru saja merengkuh gelar bergengsi tersebut untuk musim 2009 bersama tim Brawn GP—sekarang Mercedes Grand Prix. Skuad yang tangguh ini terjadi setelah McLaren mengumumkan telah mengontrak Button pada Rabu (18/11) sehingga tim yang bermarkas di Woking ini diperkuat duo pebalap Inggris.

Namun, keputusan ini ditengarai bakal menimbulkan permasalahan baru. Mengutip istilah "tak ada dua ayam jago dalam satu kandang", bisa dipastikan Button dan Hamilton bakal berseteru seperti yang pernah terjadi dua musim lalu, ketika McLaren menggaet mantan juara dunia 2005 dan 2006, Fernando Alonso—pebalap Spanyol ini tak betah sehingga musim berikutnya kembali ke tim lamanya, Renault.

Indikasi ini muncul ketika Hamilton memberikan pesan kepada rekan barunya tersebut. Pebalap berusia 24 tahun ini memberikan warning dengan mengatakan, "Kamu sudah mencuri gelar juaraku, tetapi sama masih menjadi pebalap terbaik!"

Memang, pada musim 2009 ini Hamilton tak berdaya menghadapi kehebatan Button yang tampil perkasa. Ini terjadi lebih karena performa MP4-24 yang dikendarai Hamilton sangat buruk di paruh pertama. Meskipun di paruh kedua Hamilton bisa bangkit, tetapi usahanya tersebut sudah terlambat dan dia harus puas finis di urutan 5, terpaut hampir separuh dari total poin Button, yaitu 95—poin akhir Hamilton adalah 49.

Lihat Lengkapnya

Tunda Ejakulasi dengan Rabaan

Bila esensi sebuah puisi adalah kata, esensi lukisan adalah warna, maka sentuhan dan rabaan adalah esensi hubungan seksual. Begitu pendapat ahli terapi seks terkemuka dari Amerika Serikat, William Master MD dan Virginia Johnson, yang mempopulerkan teknik sensasi seks dalam penyembuhan impotensi.

Prinsip dasar teknik sensasi adalah melakukan percumbuan dengan memanfaatkan sentuhan dan rabaan tanpa bersenggama. Gagasan pokok dari teknik ini adalah merasakan sensasi seksual secara lebih luas ketimbang sekadar mencapai orgasme.

Menurut Robert Birch, penulis buku Male Sexual Endurance, selain efektif untuk membangkitkan gairah seksual, teknik ini juga efektif untuk memperlama terjadinya ejakulasi. Dengan penekanan pada sensasi, kata Birch, maka Anda akan terlatih untuk tidak terburu-buru mencapai klimaks.

Barbara Keesling Ph.D, penulis buku How to Make Love All Night (and Drive a Woman Wild) juga menganjurkan penggunaan teknik itu untuk memperoleh kenikmatan seks yang memuaskan. Dengan menghindari persenggamaan untuk sementar waktu, katanya, akan membuat kegelisahan pria saat di tempat tidur berkurang.

Dengan demikian, seperti sering diungkapkan oleh para ahli terapi seks umumnya, perasaan santai yang muncul saat di tempat tidur itu akan lebih memungkinkan diperolehnya kenikmatan seksual yang lebih baik.

Untuk kepentingan itu, Dr. Keesling menganjurkan agar para pasangan mempraktekkan percumbuan dengan saling menyentuh dan meraba sekujur badan pasangannya mulai dari wajah, leher, punggung, dada, dan kemudian baru ke organ intim. Sekali lagi hindari keinginan untuk bersenggama supaya Anda terlatih untuk tidak buru-buru mengakhiri percumbuan Anda.

Lihat Lengkapnya

5 Alasan Anda Perlu Lebih Sering Berciuman

Berciuman tentu menyenangkan. Saat itulah kita merasa begitu menyatu dengan pasangan, mampu merasakan debar jantung dan hembusan nafasnya. Bersatunya bibir dan lidah yang kita anggap terjadi begitu saja ketika kita merindukan si dia, ternyata memiliki banyak makna. Anda ingin tahu manfaat baiknya untuk tubuh Anda?

1. Berciuman bisa mendorong imunitas. Sebuah studi yang dilaporkan di jurnal Medical Hypotheses mengatakan bahwa berciuman mampu meningkatkan imunitas wanita dari Cytomegalovirus. Cytomegalovirus (merupakan bagian dari TORCH), ditularkan melalui kontak mulut ke mulut, dapat menyebabkan kebutaan pada bayi dan cacat lahir lainnya jika sang ibu tertular saat hamil. Namun virus ini tidak berbahaya untuk orang dewasa. Berciuman sudah lama diperkirakan dapat meneruskan virus tersebut, dan menguatkan daya tahan tubuh.

2. Berciuman membantu Anda memilih pria terbaik. Bagaimana mungkin? Anthropolog Helen Fisher menggambarkan ciuman sebagai "alat penilai pria". Kebanyakan lapisan luar otak mampu menangkap sensasi dari sekitar bibir, pipi, lidah, dan hidung. Sebanyak 5 dari 12 saraf tengkorak kepala mengambil data dari sekitar mulut, untuk merasakan perasaan paling sensitif, entah itu dengan cara mengecap, mencium, dan menyentuh. Ketika Anda mencium seseorang, bukankah Anda dapat melihat, merasakan, dan mendengarkan perasaannya? Jadi, berciuman bukanlah sekadar ciuman. Berciuman, menurut Fisher, merupakan suatu "iklan" yang mendalam mengenai siapa Anda, apa yang Anda inginkan, dan apa yang dapat Anda berikan.

3. Berciuman membuat otot-otot wajah tetap kuat. Saat mempertimbangkan kebugaran tubuh, perut yang rata dan kencang serta pinggul yang bebas selulit selalu menjadi perhatian utama. Namun jangan remehkan latihan yang didapatkan mulut melalui sesi berciuman. Para peneliti mengatakan bahwa kita menggunakan 30 otot saat berciuman, dan hal ini membuat pipi tetap kencang.

4. Berciuman dapat membuat Anda rileks secara alami. Laporan ilmiah mengatakan bahwa berciuman meningkatkan kadar oksitosin, hormon yang menenangkan tubuh, dan juga meningkatkan endorphin, hormon yang memberikan rasa senang. Saling bertukar liur juga dilaporkan mampu meningkatkan dopamin, hormon yang memberikan perasaan romantis.

5. Yang terakhir, Anda tentu tak akan lupa. Berciuman dapat membakar kalori. Hasil penelitian yang dilaporkan memang berbeda-beda, namun jumlah kalori yang dibakar per menit antara 2 - 6 kalori. Jika dibandingkan sesi jogging di treadmill atau sekitar kompleks. Bayangkan bila Anda melakukan sesi bercinta sambil terus berciuman. Anda mungkin akan membakar setengah genggam cokelat yang Anda nikmati sebelumnya.

Lihat Lengkapnya

Cumi Raksasa Terjaring di Teluk Meksiko





WASHINGTON, KOMPAS — Para peneliti secara kebetulan mendapati seekor cumi-cumi raksasa sepanjang 5,9 meter tertangkap dalam jaring mereka di pesisir Lousiana, Teluk Meksiko. Temuan hewan langka di lokasi tersebut menunjukkan banyak hal yang tidak kita ketahui mengenai cumi-cumi raksasa.

Cumi-cumi yang baru terjaring itu beratnya mencapai 46,7 kg. Ia tertangkap tanggal 30 Juli dalam jaring trawl pada kedalaman 450 meter di bawah air yang ditarik kapal peneliti. Namun, hewan itu mati karena tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan tekanan pada kedalaman air berbeda saat dibawa ke permukaan.

"Saat jaring pukat itu muncul dari air, saya melihat ada sesuatu yang besar di dalamnya, sangat besar," ujar Anthony Martinez, peneliti mamalia air dari National Oceanic and Atmospheric Administration.

Para peneliti yang sebenarnya sedang meneliti jenis makanan paus sperma itu berniat mengawetkan cumi-cumi yang mereka temukan dan mengirimkannya ke Museum Sejarah Alam Smithsonian untuk diselidiki lebih lanjut.

Cumi-cumi raksasa jarang sekali ditemukan dalam keadaan utuh. Peneliti biasanya hanya menjumpai sisa-sisa tubuhnya dalam perut hewan pemangsanya seperti paus sperma. Hal tersebut menjadikan temuan kali ini sangat berharga karena peneliti bisa mempelajari hewan itu secara lebih lengkap.

Cumi-cumi raksasa bisa mencapai panjang 12 meter dan biasanya ditemukan di laut dalam, seperti di perairan Spanyol dan Selandia Baru. Sebelumnya baru tercatat sekali, yakni pada tahun 1954, seekor cumi-cumi raksasa ditemukan mati terapung di Delta Mississippi, masih di sekitar Teluk Meksiko.

Lihat Lengkapnya

Followers

Ngobrol bareng yuk


ShoutMix chat widget

Exchange Link

Link Gank RemboL

 

Copyright © 2009 by Inginkutau